• 2017,  Work

    Mother “Candrarini of Durer” (2017)

    Seperti sejumlah tema lain yang berhubungan dengan kehidupan Kristus dan Bunda Maria, karya-karya The Holy Family menjadi sangat populer pada akhir Abad Pertengahan sebagai inspirasi melalui perenungan aspek emosional dari kisah Bible. Bahkan paling sering digambarkan dalam karya lukis di…

  • 2016,  Work

    Centhini of Durer (2016)

    The Ill-Assorted Couple atau The Offer of Love adalah salah satu karya Albrecth Durer yang bertema tentang “wanita” dibuat antara tahun 1495-1496. Karya ini mengisahkan betapa dunia perdagangan di akhir Abad Pertengahan juga merambah pada perdagangan seks (prostitusi). Di gambarkan…

  • 2013,  Work

    31 Symbols of Melencolia I Albrecht Durer (2013)

    [blockquote author=””]Detail Karya Java of Durer #2[/blockquote]   Malaikat Malaikat menjadi karakter yang paling menonjol dalam Melencolia I. Malaikat dalam seni Renaissance yang paling umum dikenal sebagai sosok berjubah mistis dengan sayap yang besar dan memberikan nuansa surgawi nan kudus.…

  • 2013,  Work

    Javanese Bible of Durer Series (2013)

    [blockquote author=””]Genesis Of Durer | Acrylic and Drawing pen on Canvas | 154,5 x 200 cm | 2013[/blockquote] Pameran bertajuk Visual of Java: Albercht Durer and the Sacred Script, Texts and Numbers ini mengkorelasikan karya-karya Albrecht Durer dengan aksara bahasa…

  • 2011,  Work

    Java of Durer (2011)

    [blockquote author=””]Detail Java of Durer #1[/blockquote] Semangat Renaisans telah mengubah pandangan budaya masyarakat Eropa. Saat itu, kebebasan individualistik telah mewabah di setiap alam pikir manusia di seantero benua biru hingga banyak orang berfikir bahwa manusia memiliki eksistensi yang lebih dari…

  • From

    Menyandingkan Albrecht Durer dan Arjunawiwaha

    Eddy Susanto menyandingkan manuskrip Jawa dengan budaya visual Eropa. Menyetarakan falsafah Jawa dengan budaya estetika Eropa. LUKISAN-LUKISAN Albrecht Durer itu digambar ulang. Semuanya digambar dengan menggunakan aksara Hanacaraka Jawa. Demikian telaten. Demikian rapi. Demikian terampil. Setelah kita perhatikan kanvas dari…