Bayangkan, dunia tanpa pintu. Tak akan ada pengetahuan yang datang dan tak ada yang akan pergi. Segala hal tentang hidup dan kehidupan akan gelap. Dalam falsafah jawa, pintu adalah gerbang tujuan hidup manusia – sangkan paraning dumadi — keharmonisan, kesejahteraan dan kedamaian. Sebagai simbol keseimbangan dan keberlanjutan hidup. Kala makaranya ...

Lihat Selengkapnya...

Seperti sejumlah tema lain yang berhubungan dengan kehidupan Kristus dan Bunda Maria, karya-karya The Holy Family menjadi sangat populer pada akhir Abad Pertengahan sebagai inspirasi melalui perenungan aspek emosional dari kisah Bible. Bahkan paling sering digambarkan dalam karya lukis di era Renaissance. Salah satunya karya Albrecht Durer tahun 1495, The Holy ...

Lihat Selengkapnya...

See in lay for detail http://eddysu.com/karya/7-java-of-durer-series-2016/ Pengantar Dalam catatan Mankind and Mother Earth Toynbee, seluruh Itali bukanlah satu-satunya loka tumbuhnya budaya modern karena wilayah Flanders muncul dan menjadi magnet kedua dari bersinarnya kebudayaan barat (Eropa). Salah satunya, di antara laut Adriatik dan laut Utara, Nuremberg menjadi pusat budaya. Di sanalah, Albrecht Durer berkarya ...

Lihat Selengkapnya...
Erasmus of Rotterdam dan Wali JawaFour Naked Women and mitologi perempuan JawaKnight Death and the Devil dan Ksatria JawaRest on the Flight into Egypt dan Kisah Tumenggung MayangRhinoceros and kisah dari negeri ujung kulonSamson Rending the Lion and suksesi kuasa JawaThe Landscape with the Cannon and pangeran Sabrang LorReimagining the javan Rhino

Lihat Selengkapnya...

The Book of Hours of Nagarakrtagama | acrylic on canvas, wood, mp3 player | 180 x 291 cm http://eddysu.com/karya/the-book-of-hours-series-2015/ Syair menjadi sebuah fenomena identitas diri, yang dikirim  melalui berbagai bentuk dan keberadaannya di berbagai media. Salah satu bentuk paling umum dalam penggunaan identitas untuk mengungkapkan apa yang mungkin dapat digambarkan sebagai sebuah ...

Lihat Selengkapnya...

Hymns of Dystopia | merapi stone, winong wood, metal, and sound system | 200 x 150 x 200 cm Ini tentang sentimen manusia akan kehidupan yang berakhir menjadi terlalu utopis untuk realitas, atau terlalu dystopian bagi mereka yang cukup beruntung memiliki dunia. Tentang sebuah “naskah” yang menjelma sebagai hymne pesimis akan ...

Lihat Selengkapnya...

the javanese cabinets of curiosities | bamboo, teak wood, animal bones | 50 x 50 x 100 cm Cabinets of curiosities, yang juga dikenal sebagai 'wonder rooms', berisi koleksi kecil benda-benda yang luar biasa, layaknya sebagai museum, berusaha untuk mengkategorikan dan menceritakan kembali tentang keajaiban dan keunikan kehidupan yang pernah ada ...

Lihat Selengkapnya...

Pawukon, sebagai kalender Jawa yang perhitungannya didasarkan secara matematis, menjadi salah satu simtem penanggalan masa lalu yang masih digunakan hingga saat ini. Sebuah sistem penanggalan yang disepakati untuk menandai elemen waktu. Meskipun perhitungannya tidak semata didasarkan pada revolusi Bumi mengelilingi Matahari seperti kalender solar atau revolusi Bulan mengelilingi Bumi seperti ...

Lihat Selengkapnya...
Grand Opening ExhibitionDefining the Nation SeriesIlluminations SeriesJava of Durer #2 (Melencolia I)Javanese Calendar Life TimeThe Book of Hours Series 2The Book of Hours SeriesThe Javanese Cabinets of Curiosities

Lihat Selengkapnya...

Between prophecy and reality #1 | Acrylic on Camvas | 300 x 150 x 15 cm Dalam tradisi yang dilakukannya, Raden Saleh selalu melukiskan “nuansa” Jawa dalam beberapa lukisan saat ia berada di Eropa dan memberikan lukisan itu pada sahabat-sahabatnya disana. Ia ingin mengabarkan tentang Jawa di Eropa,citra lokal dalam dunia ...

Lihat Selengkapnya...

Detail Karya Java of Durer #2 Java of Durer #2 | Drawing pen, Acrylic on Canvas | 300x235cm | 2013   Malaikat Malaikat menjadi karakter yang paling menonjol dalam Melencolia I. Malaikat dalam seni Renaissance yang paling umum dikenal sebagai sosok berjubah mistis dengan sayap yang besar dan memberikan nuansa surgawi nan kudus. ...

Lihat Selengkapnya...

Genesis Of Durer | Acrylic and Drawing pen on Canvas | 154,5 x 200 cm | 2013 Pameran bertajuk Visual of Java: Albercht Durer and the Sacred Script, Texts and Numbers ini mengkorelasikan karya-karya Albrecht Durer dengan aksara bahasa Jawa yang dipertemukan dalam titik sacred script, texts and numbers. Aksara jawa ...

Lihat Selengkapnya...